Saturday, January 6, 2007
Aku dan Rabbku
“Basahilah lidahmu dengan dzikir” duh.. sudah berapa kali saya denger hadist ini tapi …waktu yang digunakan untuk berdzikir masih sedikit, padahal Allah berfirman “Aku bersama hamba-Ku ketika dia mengingat-Ku”.
Allahu Akbar.
Luar biasa, mencoba untuk melakukan variasi dalam berdzikir kenapa tidak? La illahaillallah adalah sebaik2 dzikir …wueshh pikiranpun mulai menerawang balasan apa yang akan Allah kasih jika saya mengucapkan Laillahailallah 1x apakah senilai uang 1 juta, 10 juta atau 100 juta, lebih, pasti lebih dari itu di hadapan Rabbul Izzati. Subahannallah. Rugiii…..berapa sudah waktu yag hilang, uang yang hilang, istana yang tertunda di surga nanti – InnaLillahiwainaillaihi’irojiun. Ga papa kan berdagang dengan Allah.

Imam Al Ghazali dalam risalahnya Al Asma Al Husna menuliskan kecintaan kepada Allah bisa ditingkatkan dengan tiga cara ; (i) mengingatnya (ii) mempercayainya (iii) mempertahankannya. Begitu pula Pak Ary Ginanjar dalam bukunya “Rahasia membangun kecerdasan Emosional dan Spiritual” beliau menulis bahwa seorang hamba bisa menjadi manusia yang luar biasa jika mau meneladani sifat-sifat Allah dengan cara mengingat-ingatnya dan meneladani sifat-sifat-Nya.

Sesungguhnya antara hamba dengan Rabbnya ada 2 panghalang ; (i) ilmu dan (ii) ego (Aku). Perasaan jenuh, bosen, mandek atau tidak ada peningkatan terkadang datang pula, tapi ingat pesan “yang mencari akan menemukan” ada secercah harapan untuk mencari lagi, baik itu dari buku, artikel baik itu di majalah atau di internet, seminar , maupun taklim - apa saja. Alhamdulillah masih ada rasa haus yang belum terpuaskan dengan minuman yang standard. Mencoba untuk flash back ke zaman para sahabat yang memiliki tingkat keimanan yang mempesona dan berdecak kagum setiap kali membaca kisahnya, sudah tentu pengetahuan mereka tentang surga, neraka, negri akhirat dan segala sesuatu yang terjadi didalamnya berbeda dengan pengetahuan saya dan itu mungkin yang membuat tingkat keimanan saya seolah tak bergerak. Ego, Aku “barang siapa yang mengenal dirinya maka dia akan mengenal Tuhannya dan barang siapa yang mengenal dirinya maka tidak ada waktu untuk mencari kesalahan orang lain”. Ada perasaan aneh menghampiri ketika mencoba berlama-lama bercermin. sudah berapa jauh saya mengenal diri saya dengan baik dan sudah berapa lama saya menyadari begitu sangat rentannya melakukan kesalahan setiap detik.
Menjadi milik-Nya bukan sebaliknya menjadikan Allah sebagai milik saya dan mengikuti semua keinginaan saya – Naudzubillahiminzalik, kebodohan apalagi yang saya lakukan berlarut-larut. STOP.

“Ya Rabb biarkan aku menjadi milik-Mu selamanya…menyatu bersama-Mu, biarkan jiwa ini terbakar oleh cahaya-Mu..cinta-Mu”.

Teringat kembali firman Allah SWT “Sesungguhnya Aku mengikuti perasaan hamba-Ku terhadap-Ku” kenapa tidak saya coba untuk mengatakan ke diri saya sendiri dengan menggunakan 3 metode dari imam Al Ghazali diatas : “saya selalu bersamaMu ya Allah” ( bukannya saya ingin bersamaMu), “saya selalu mencintaiMu ya Rabb” (bukannya saya ingin mencintai-Mu), “saya selalu merindukan-Mu ya Tuhanku”. Ada perasaan puas yang mengalir, seolah-olah sesuatu yang sudah tercapai dan tinggal menikmati saja perjalanan hidup bersama Al Malik, Al Aziz. Perasaan tenang, aman, damai, bahagia yang selama ini dicaripun mulai rajin menjenguk orang pesakitan seperti saya.

Wallahua'lam bi shawab.
posted by admin @ 8:43 PM   0 comments
Friday, January 5, 2007
Nafas Terakhir
Dari Kerumunan Itu Aku Mendengar Tangisan
Mereka Meratapi Dengan Desahan Hampa
Aku Mendengar Langkah Kaki Mereka Meninggalkanku Perlahan
Lalu Aku Tahu Bahwa Jiwaku Harus Pergi!

Angin Dingin Mulai Bertiup,
Di Dalam Jiwaku,
Dari Kepala Sampai Ujung Kaki
Lalu, Nafas Terakhir
Meninggalkan Bibirku,
Ini Saatnya Untuk Pergi,
Dan Aku Harus Pergi!

Ternyata Benar
(Tapi Sudah Terlambat)

Mereka Berkata: Setiap Yang Bernyawa Pasti Mengalami Kematian,
Ketika Ruh Meninggalkan Jasadnya,
Dan Menghadap Takdirnya

Oh...Ingatlah Kata-Kata Yang Kuucapkan,
Siapa Tahu? Mungkin Besok Adalah Giliranmu,
Pada Akhirnya Kita Akan Masuk....
Ke Surga Ataukah Ke Neraka...???
Tentukan Pilihanmu Sekarang !
Jangan Menunda !!

Ayolah Saudaraku,
Berdoalah !
Tentukan Pilihanmu Sekarang !
Jangan Menunda-Nunda !!

Ya Allah! Ya Allah ! Aku Tak Bisa Melihat!
Mataku Buta! Masihkah Aku Adalah Diriku ?!
Ataukah Jiwaku Telah Tersesat,
Dan Harus Menanggung Hukuman Yang Tak Terperikan Beratnya ?!

Kita Semua Akan Kembali Menjadi Debu,
Sebagian Orang Kembali Dengan Bahagia ,
Sebagian Yang Lain Merugi,

Seandainya Aku Mengetahui
Tentang Itu Sebelumnya
Tapi Waktu Telah Habis,
Dan Tiba Saatku !

Dan Sekarang, Di Dalam Tanah
Mereka Membaringkanku (Dengan Catatan Dosa-Dosaku)
Mereka Menangis,Tanpa Tahu, Bahwa Aku Menangis Lebih Perih,
Saat Mereka Pulang...
Aku Menghadap Tuhanku !
Oh Ingatlah Setiap Kata-Kata Yang Aku Ucapkan
Siapa Tahu? Mungkin Besok Adalah Giliranmu
Pada Akhirnya Kita Akan Masuk....
Ke Surga Ataukah Ke Neraka...???

Tentukan Pilihanmu Sekarang!
Jangan Menunda!!

Ayolah Saudaraku!
Berdoalah!
Tentukan Pilihanmu Sekarang!
Jangan Menunda-Nunda !!!

posted by admin @ 8:46 AM   0 comments
 
 
Previous Post
Hot Links1
Hot Links2
Hot Links3
Hot Links4
Dollar Gratis
Mesin Uang
Template by
Free Blogger Templates